advertisement

Apindo tentang batasan aktivitas Jawa Bali: sektor bisnis yang selalu mengejar

Saturday, January 9th, 2021 - Trending
advertisement

Apindo tentang batasan aktivitas Jawa Bali: sektor bisnis yang selalu mengejar – Pemerintah melaksanakan penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021. Untuk itu, Ketua Apindo Hariyadi BS Sukamdani menilai perusahaan telah menerapkan pembatasan sosial saat pandemi Covid-19. Menurut Hariyadi, hingga saat ini kasus Covid-19 belum juga mereda akibat minimnya prosedur kebersihan di masyarakat (seperti kawasan padat penduduk dan pasar tradisional). Haryadi mengatakan, Jumat (8/1/2021), “Selama ini orang banyak menekuni dunia usaha, dan seharusnya masyarakat tetap sama.

Dia mengatakan, berdasarkan data tersebut, selama ini jika ada laporan kasus Covid-19, sektor komersial dianggap sensitif. Kegiatan biasanya segera dihentikan, dan jumlah kasus turun dalam seminggu. Ia juga menegaskan, banyak kasus di dunia usaha yang berasal dari tempat tinggal pekerja. Ia menjelaskan: “Di industri manufaktur, ada banyak kasus Covid-19. Namun, setelah dilakukan tindak lanjut, akan diketahui bahwa pekerja diketahui tertular infeksi dari lingkungan rumah.” Pengamat kebijakan publik Andrinof Achir Chaniago menambahkan, penyebaran Covid-19 di sektor swasta formal dan pemerintah lebih mudah dikendalikan. Perusahaan terus melakukan perbaikan, dan beberapa diantaranya telah menerapkan sistem kendali 24 jam bagi karyawannya. Masalahnya terletak di sektor informal dan masyarakat umum. Diperkirakan banyak orang tidak terlalu peduli dengan perjanjian kesehatan.

Karena itu, sosialisasi perlu dilakukan dengan santai. Harus ada pesan yang tegas kepada masyarakat untuk memahami dampak Covid, ”kata Andrinof. Presiden Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah saat ini lebih memperhatikan peningkatan kesadaran masyarakat akan regulasi kesehatan. Dengan begitu, upaya memutus rantai penularan virus Covid-19 bisa membuahkan hasil. Ia menjelaskan dalam webinar pada Jumat (8/1) bertajuk Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali: Persiapan Lapangan Usaha dan webinar bagi pelaku usaha: “Memang masyarakat relatif kurang mengetahui (perjanjian kesehatan). Misalnya, di pasar tradisional seperti itu. ” Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk tidak menerapkan kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) pada masa darurat kesehatan ini. Karena cara ini dianggap merugikan kegiatan komersial negara tersebut.

Iya. Saya khawatir saya salah menguncinya. Kunci sektor bisnis adalah masalah lain. Oleh karena itu, saya kira berapa kali PSBB tidak bisa menyelesaikan masalah. Kalau sumber masalahnya adalah apa yang saya katakan, maka kita tidak akan memikirkan masyarakat (kesadaran prosedur kesehatan), ”ujarnya. Selain itu, untuk cluster Covid-19 di industri manufaktur, dapat dikatakan asal muasal penyebaran Covid-19 adalah dari masyarakat. Oleh karena itu, tentunya tidak akan berasal dari lingkungan kerja berdasarkan hasil penelusuran. Dia menyimpulkan: “Misalnya kalau kita di manufaktur memang lumayan banyak (transmisi Covid-19), dan juga besar. Tapi kalau kita lacak, didapat dari lingkungan, bukan karena Lingkungan kerja adalah lingkungan rumah.
Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4452518/apindo-soal-pembatasan-kegiatan-jawa-bali-sektor-usaha-yang-selalu-diuber

advertisement
Apindo tentang batasan aktivitas Jawa Bali: sektor bisnis yang selalu mengejar | admin | 4.5